Watampone – Jum’at 23 April 2021 merupakan hari penutupan kegiatan Pesantren Ramadhan Virtual. Kegiatan ini merupakan agenda Ramadhan pertama secara virtual sejak pandemi Covid-19.
Khusus di hari penutupan, siswa-siswi kelas 6 mendapat hak istimewa untuk hadir di sekolah. Mengingat tahun ini adalah Ramadhan terakhir bagi mereka di SDIT Rabbani. Mereka menghadiri buka puasa secara langsung dengan memperhatikan protokol kesehatan. Beberapa diantaranya ditunjuk menjadi panitia yang membagikan buka puasa pada pengguna jalan yang melintas di depan sekolah. Sementara siswa-siswi kelas 1-5 ikut berpartisipasi dengan mengantarkan minimal satu kotak makanan yang akan dibagikan. Untuk menghindari keramaian, pengantaran dilakukan dalam dua sesi.
Penutupan Pesantren Ramadhan Virtual diwarnai dengan antusiasme para siswa dan siswi SDIT Rabbani Bone.
Penutupan kegiatan dibarengi dengan acara buka puasa bersama yang dilaksanakan melalui aplikasi Zoom. Orang tua murid pun berdatangan mengantarkan buka puasa yang akan dibagikan di jalan.
Alhamdulillah menu buka puasa yang berhasil terkumpul sekitar 400 porsi siap untuk dibagikan. Pukul 16.30 Siswa-siswi SDIT Rabbani berbagi menu buka puasa kepada para pengguna jalan serta masyarakat yang berada di sekitar sekolah.

Amalia Rizky selaku mahasiswi magang mengaku turut merasakan antusiasme kegiatan pada hari ini. Dia mengatakan bahwa ini adalah pengalaman pertama membagikan makanan kepada orang yang lewat di jalan.
“Saya merasa sangat senang karena turut andil dalam kegiatan buka puasa ini. Kerja sama tim terjalin sangat baik sehingga mendukung kelancaran kegiatan,” ujarnya.
Tepat pukul 17.30 WITA acara pun dimulai dengan pembukaan oleh Andi Tajuddin, S.Pd selaku kepala sekolah SDIT Rabbani Bone. Beliau menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan Pesantren Ramadhan Virtual tahun ini.

Pada akhir kegiatan diadakan buka puasa bersama dan shalat Magrib.




No comment